Inilah Beberapa Teknik Dasar Mengendarai Sepeda Balap Pada Medan Menanjak

Sepeda balap  merupakan satu dari sekian banyak jenis yang digemari oleh masyarakat, karena memiliki tampilan yang kokoh dan juga tetap nyaman untuk dikendarai, tentunya tak hanya bagi pembalap saja, melainkan masyarakat biasa, biasanya akan digunakan untuk menemani waktu santai mereka seperti di akhir pekan, sambil berolahraga dan juga menikmati keindahan di pagi hari. Maka Anda bisa menggunakan alat transportasi yang satu ini, lebih sehat dan juga ramah lingkungan.

Memang ada banyak sekali alasan yang membuat masyarakat tetap setia menggunakan kendaraan roda dua tersebut meskipun sudah banyak diantara alat-alat transportasi penunjang yang lebih praktis lainnya. apalagi jika melihat dari segi harganya yang juga tergolong murah meriah, sehingga cocok sekali digunakan oleh semua kalangan masyarakat. Nantinya pemakai sendiri juga tak perlu lagi mendanai biaya untuk bahan bakarnya.

Plus dari segi tubuh sendiri dengan sering naik sepeda maka bisa jadi jauh lebih sehat dibandingkan dengan biasanya. Sepeda balap ini memang salah satu model yang banyak dipilih oleh masyarakat yang gemar dalam gowes, apalagi yang sering touring di beberapa tempat baru, layaknya kawasan pegunungan atau yang menanjak, karena tetap nyaman dikendarai. Nah, untuk membuat Anda sendiri tetap merasa mudah dan juga nyaman berkendara di tempat yang menanjak, maka berikut ini ada beberapa tips yang bisa digunakan, diantaranya adalah:

  1. Sebelum memulai untuk melewati medan yang menanjak maka akan jauh lebih aman persiapan terlebih dahulu yaitu ada ancang-ancang kecepatan yang akan digunakan nantinya, lebih baik adalah memposisikan bagian gir atau giginya dalam kondisi kecepatan yang ringan atau stabil, jangan memaksakan menaruh gir pada bagian kayuhan cepat, karena justru akan semakin mempersulit menaikinya.
  2. Pressing dilakukan dengan keras pada bagian pedal, kaki hendaknya juga harus mulai siap akan hal yang satu ini, diantaranya adalah mulai mengayuh dengan dorongan yang keras ketika sudah mulai melalui jalur menanjak tersebut, pastikan agar stamina tetap terjaga.
  3. Atur pernapasan dengan baik, bagian yang tak kalah penting untuk membuat energi tetap kuat digunakan untuk melewati jalur tanjakan ini adalah pernapasan Anda, bagaimanapun nantinya oksigen sangat dibutuhkan untuk hasilkan energi, jadi jaga napas agar tetap stabil. Tetap posisikan dada lurus sehingga lebih mudah untuk menghirup oksigen.
  4. Kencangkan perut Anda, cara lain yang dapat dipakai untuk mempermudah pernapasan dan juga menjaga kekuatan agar tetap stabil ketika berkendara adalah mengatur bagian perut agar nantinya tetap kencang. Posisikan kepala lebih membungkuk rendah ke arah sepeda tersebut, sehingga angin yang menghambat nantinya lebih sedikit, agar perjalanan terasa lebih ringan.
  5. Cobalah menanjak dengan gaya zigzag, hal ini dapat dipakai untuk mengurangi gaya gravitasi yang membuat Anda seakan akan kembali jatuh atau terdorong ke belakang. Namun jika kondisi jalanan sendiri licin atau terlalu terjal tidak diperkenankan untuk mencoba cara yang satu ini.
  6. Condongkan badan agak lebih rendah dibandingkan dengan posisi sebelumnya, agar mendapatkan kecepatan ketika melalui medan tersebut.

Sangat mudah bukan, teknik-teknik semacam ini memang harus dipelajari, khususnya adalah bagi goweser yang senang berkendara sepeda balap, biasanya medan yang dilalui memang tak selalu datar biasa, melainkan juga naik turun, medan yang agak naik ini membutuhkan tenaga ekstra dan skill khusus untuk bisa melaluinya.